UNTR Catat Penurunan Pendapatan 15 Persen di Semester I 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatat penurunan pendapatan bersih sebesar 15% pada semester I 2026, turun dari Rp68,5 triliun menjadi Rp58,3 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan ini terutama disebabkan oleh penjualan emas yang lebih rendah dari PT Agincourt Resources dan dampak alokasi RKAB batu bara nasional 2026 yang lebih rendah pada segmen Alat Berat dan Pertambangan Batu Bara Termal serta Metalurgi. Segmen Alat Berat juga melaporkan penurunan penjualan alat berat Komatsu sebesar 27% menjadi 1.994 unit, dengan penurunan penjualan big machine di sektor pertambangan sebesar 55% menjadi 325 unit.
Laba bersih perseroan, tidak termasuk non-recurring items, turun 48% menjadi Rp4,3 triliun. Penurunan ini juga dipengaruhi oleh penghentian sementara operasional Tambang Emas Martabe yang menyebabkan penjualan emas yang lebih rendah. Namun, peningkatan pendapatan dari sektor Kontraktor Penambangan yang didorong penguatan kurs USD sebagian berhasil menyeimbangkan dampak negatif tersebut.
Pada periode ini, UNTR mencatat non-recurring items senilai Rp3,3 triliun, terutama dari penurunan nilai atas Supreme Geothermal Energy dan pembayaran terkait kegiatan sebelumnya di kawasan hutan untuk Tambang Nikel Stargate. Per 30 Juni 2026, utang bersih perseroan mencapai Rp9,4 triliun dengan rasio gearing 8,5%, dibandingkan posisi kas bersih Rp7,7 triliun per 31 Desember 2025, mencerminkan akuisisi perusahaan pertambangan emas dan program pembelian kembali saham.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 13.53
Kinerka Keuangan UNTR Anjlok karena 2 Penyebab Ini
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 14.27
UNTR Perkuat Bisnis Emas dan Nikel di Tengah Tekanan Batu Bara
kumparan · 23 September 2026 pukul 13.17
Pendapatan United Tractors Turun 15% Jadi Rp 58,28 T, Ini Biang Keroknya
Detik.com · 23 September 2026 pukul 11.36
Produksi Batu Bara & Penjualan Alat Berat UNTR Turun Terkendala RKAB
Berita terkait
Pendapatan Turun, Kok Rugi DOID Susut 37,48%? Ini Penjelasan Manajemen
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 10.10
Bahlil Pamer PNBP Naik Walau Produksi Batu Bara Tak Sebanyak 2025
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.50
Bos MIND ID Ungkap Lima Tantangan Besar Sektor Tambang
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 17.10
Laba Bersih United Tractors Capai Rp 956 M pada Semester I 2026, Anjlok 88%
kumparan · 8 September 2026 pukul 15.00