Perbarui Aplikasi, Hadirkan Fitur Catat Meter Mandiri Berbasis OCR
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) menyempurnakan aplikasi PGN Mobile untuk meningkatkan kemudahan akses pelanggan GasKita. Pembaruan mencakup antarmuka pengguna yang lebih sederhana, kemampuan menggabungkan hingga lima ID Pelanggan dalam satu akun, serta penyempurnaan fitur Catat Meter Mandiri (CMM) yang didukung teknologi Optical Character Recognition (OCR). Fitur CMM memungkinkan pelanggan mencatat angka meter gas secara mandiri dengan akurat, sehingga proses perhitungan tagihan menjadi lebih tepat dan transparan. Selain itu, proses verifikasi penambahan ID Pelanggan juga disederhanakan dengan validasi nama, nomor telepon, NIK, dan kecamatan secara real-time.
Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman menyatakan bahwa penyempurnaan aplikasi ini merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan untuk menghadirkan layanan yang lebih mudah, aman, informatif, dan responsif. Dengan berbagai layanan administrasi pelanggan yang tersedia dalam satu aplikasi, PGN berharap pelanggan dapat memenuhi kebutuhan administrasi secara mandiri dengan lebih efisien. Aplikasi PGN Mobile dapat diunduh melalui Google Play dan App Store.
Penyempurnaan ini juga mencerminkan komitmen PGN dalam meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan melalui inovasi teknologi. Dengan fitur-fitur baru yang dirancang untuk mempermudah akses informasi dan transaksi, diharapkan penggunaan aplikasi ini akan semakin meningkat, sekaligus mendukung proses pencatatan dan perhitungan tagihan yang lebih akurat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.24
Berkat Penyempurnaan Fitur PGN Mobile, Catat Meter Mandiri kini Semakin Akurat
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 20.10
Fitur PGN Mobile Disempurnakan, Catat Meter Mandiri Kini Lebih Akurat
Berita terkait
Danantara kaji struktur baru Pertagas dan PGN
ANTARA News · 30 September 2026 pukul 22.11
KemenPAN-RB Ungkap Kelanjutan Kebijakan WFH ASN
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 20.36
Luhut Targetkan Subsidi Barang Diganti Tunai Mulai 1-2 Tahun ke Depan
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 19.15
TNI-Polri Bakal Turun Tangan Kumpulkan Data Penerima Bansos!
Detik.com · 30 September 2026 pukul 18.31