Pertamina Bakal Manfaatkan Minyak Jelantah dari MBG Diolah Jadi Avtur
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pertamina berencana mengolah minyak jelantah (Used Cooking Oil/UCO) dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih menjadi avtur ramah lingkungan atau Sustainable Aviation Fuel (SAF). Pengumpulan minyak dilakukan melalui skema antarbisnis via Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan KDMP, serta skema langsung dari rumah tangga dengan harga beli Rp6.000 per liter. Selain itu, pasokan juga diambil dari hotel, restoran, kafe, dan Gapulimgi.
Produksi perdana SAF di Indonesia ditargetkan mulai Juli-Agustus 2025. Sebelumnya, Pertamina telah melakukan uji coba penerbangan komersial dengan Garuda Indonesia pada September 2023 menggunakan campuran 2,4 persen minyak inti sawit murni. Pertamina menargetkan peningkatan kandungan SAF hingga mencapai 3 persen untuk mendukung penerbangan yang lebih berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 10 September 2026 pukul 20.03
Minyak Jelantah dari MBG Bakal 'Disulap' Jadi Avtur Ramah Lingkungan
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 06.50
Pertamina Sulap Minyak Bekas MBG Jadi Avtur
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 05.00
Pertamina Patra Niaga Ajak Media Melihat Langsung Pengembangan Sustainable Aviation Fuel
Detik.com · 10 September 2026 pukul 19.07
Kilang Olah Minyak Jelantah Jadi Bioavtur Mau Dibangun, Butuh Rp 19 Triliun
Berita terkait
Lewat SAF, Pertamina Kenalkan Transisi Energi Kepada Anak Muda
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 20.38
Pertamina Kenalkan SAF dari Minyak Jelantah ke Anak Muda di IdeaFest
kumparan · 5 September 2026 pukul 16.44
Pertamina Olah Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Dibeli Cathay Pacific
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 17.53
Pertamina Targetkan Konstruksi Kilang SAF Cilacap di 2027
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 17.55