Polisi Amankan 21 Orang di Tengah Aksi Jakarta, Diduga Bukan Bagian dari Kelompok Mahasiswa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polda Metro Jaya mengamankan 21 orang di tengah pengamanan aksi unjuk rasa di Jakarta pada Selasa. Mereka diamankan oleh tim Preventive Strike dan Preemptive Education karena diduga membawa barang berbahaya seperti petasan, flare, dan botol yang dapat digunakan sebagai pemicu bom molotov. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, menyatakan bahwa 21 orang tersebut sedang ditanyai di Ditreskrimum terkait barang-barang yang dibawa. Polisi menduga mereka bukan bagian dari kelompok mahasiswa yang sedang berunjuk rasa, melainkan pihak eksternal yang berpotensi memicu konflik.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 13.07
Polda Metro Tekankan Pengamanan Unjuk Rasa Humanis Tanpa Senjata Api
Liputan6.com · 18 Agustus 2026 pukul 20.10
Polisi Amankan Senjata Tajam Saat Demo Mahasiswa di Jakarta
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 19.31
Gagal ke Bundaran HI karena Dihadang Polisi, Massa BEM UI hingga UP Membubarkan Diri
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 18.45
Mahasiswa Membubarkan Diri setelah Unjuk Rasa di Jakarta Pusat
Berita terkait
Polisi Amankan 21 Orang yang Bawa Barang Berbahaya Saat Unjuk Rasa
VOI · 18 Agustus 2026 pukul 18.38
Mahasiswa Bertahan di Depan Gedung UOB
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.47
Mahasiswa BEM UI Dihadang Polisi di Dukuh Atas saat Hendak ke Bundaran HI
SINDOnews · 18 Agustus 2026 pukul 14.58
Demo Mahasiswa, Polda Metro Jaya Amankan 21 Orang Pembawa Flare dan Botol Diduga Bom Molotov
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 13.33