Prabowo Beberkan Asumsi Makro Ekonomi RI 2027, Targetkan Pertumbuhan 6 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menetapkan asumsi makro ekonomi dalam RAPBN 2027 dengan target pertumbuhan ekonomi 6 persen, lebih tinggi daripada target APBN 2026 sebesar 5,4 persen. Pemerintah menargetkan inflasi 2,5 persen, suku bunga SBN 10 tahun 6,9 persen, serta nilai tukar rupiah Rp17.500 per dolar AS. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) dipatok USD75 per barel, dengan lifting minyak 610 ribu barel per hari dan lifting gas 954 ribu barel setara minyak per hari.
Pemerintah juga menetapkan sasaran kesejahteraan. Tingkat kemiskinan ditargetkan turun menjadi 6,0–6,5 persen, dibandingkan target 2026 sebesar 6,5–7,5 persen. Tingkat pengangguran terbuka ditargetkan 4,30–4,87 persen, sedangkan Rasio Gini diproyeksikan turun menjadi 0,362–0,367. Indeks Modal Manusia ditargetkan meningkat menjadi 0,575. Pencapaian target akan didukung reformasi fiskal melalui optimalisasi pendapatan, pengurangan kebocoran penerimaan, efisiensi belanja, perlindungan sosial yang lebih tepat sasaran, serta pengembangan pembiayaan berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.50
Belanja Pemerintah Pusat 2027 Naik Jadi Rp 3.362 Triliun
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.37
Prabowo Patok Rupiah Rp 17.500 di 2027, Harga Minyak US$ 75
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 14.32
SBY: Target Pertumbuhan 6% Ambisius, Tapi Bukan Berarti Tidak Bisa
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 15.10
Pengamat Soroti Target Pertumbuhan 6 Persen dalam RAPBN 2027 Prabowo
Berita terkait
Ekonom sebut Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen di 2027 Tidak Realistis
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 19.15
Pemerintah Bayar Bunga Utang Rp 650 Triliun pada 2027
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 14.05
Belajar Ekonomi Merdeka dari Lomba 17 Agustus
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 17.19
Anggaran Subsidi LPG 3 Kg Naik 26,21% pada 2027, Tembus Rp114,1 T
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30