Prabowo Bongkar Borosnya Belanja Negara: Pengadaan Ditarget Hemat Rp360 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengusulkan digitalisasi pengadaan barang dan jasa pemerintah untuk menghemat Rp360 triliun dalam satu tahun. Dengan mengkonsolidasi pembelian dari kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah, serta menstandarisasi spesifikasi barang, diharapkan dapat meningkatkan daya tawar belanja negara. Contohnya, pengadaan Interactive Flat Panel (IFP) menjadi lebih murah dari Rp150 juta menjadi Rp26 juta per unit setelah dikonsolidasi. Pemerintah juga akan memperkuat LKPP menjadi Badan Pengadaan Pemerintah dan menerapkan katalog elektronik serta perencanaan berbasis data untuk mencapai efisiensi hingga 30% dari total belanja pengadaan Rp1.200 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.05
Prabowo Ubah LKPP Jadi Badan Pengadaan Pemerintah
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.35
Prabowo Sebut 3 Juta Keluarga Sudah Terdaftar Digitalisasi Bansos
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 17.12
Prabowo Bentuk Lembaga Belanja Negara, Seluruh Anggaran Wajib Satu Pintu
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.42
Prabowo Happy! Tak Ada Lagi Anggaran HUT Kementerian, Cukup Tumpengan
Berita terkait
Prabowo Serius Buat Pengadilan Ad Hoc untuk BUMN? Menteri Hukum: Itu Warning
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 17.31
Prabowo Ungkap Digitalisasi Bansos Sudah Diterapkan di 153 Kabupaten/Kota
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 16.58
Prabowo: Konsolidasi Pengadaan Pemerintah Bisa Hemat Rp 360 T
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 16.37
Prabowo Sentil K/L-Pemda Beli Barang Sama Harga Beda: Tak Masuk Akal
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.14