Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PT DSI Temukan Potensi Tambahan Devisa Ekspor Rp89 Triliun dari Sawit hingga Batu Bara

PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) menemukan potensi tambahan devisa ekspor senilai USD5 miliar atau setara Rp89,35 triliun dari tiga komoditas strategis: minyak sawit mentah (CPO), batu bara, dan ferro aloy. Temuan ini berdasarkan analisis perbedaan harga dan penyesuaian pembayaran devisa hasil ekspor selama PT DSI beroperasi.

Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada 14 Agustus 2026 mengungkapkan bahwa PT DSI telah memantau lebih dari 6.500 transaksi ekspor ketiga komoditas dalam kurun waktu 12 bulan 13 hari sejak beroperasi pada 1 Juni 2026. Contohnya, harga CPO di Bursa Rotterdam, Belanda, mencapai Rp27.000 per kg, sedangkan harga jual dalam negeri hanya Rp15.000 per kg, menunjukkan kerugian nilai hampir 50 persen. PT DSI juga melakukan pengawasan di 50 pelabuhan yang tersebar di 25 provinsi.

Mulai 1 Januari 2027, PT DSI akan berfungsi sebagai pengekspor tunggal untuk komoditas strategis, bertujuan menghentikan praktik transfer pricing dan underinvoicing yang menyebabkan hilangnya potensi penerimaan negara. Saat ini, PT DSI masih memantau aktivitas transaksi ekspor hingga Desember 2026.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait