Ratusan Bank di China Tutup, Ada Apa?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah China menutup 670 bank sepanjang 2025, setara dengan seperempat dari total bank nasional. Langkah konsolidasi ini menyasar bank kecil dan pedesaan yang memiliki permodalan rendah, tata kelola buruk, serta kualitas aset rendah guna membentuk lembaga keuangan yang lebih kuat dan transparan di tengah perlambatan ekonomi.
Data Fitch Ratings menunjukkan penurunan Return on Assets (ROA) bank pedesaan menjadi 0,45% dan kenaikan rasio kredit bermasalah (NPL) mencapai 2,8%, jauh di atas rata-rata sektor perbankan sebesar 1,5%. Meskipun demikian, risiko penularan sistemik dinilai rendah karena operasional bank tersebut bersifat lokal. Kondisi ini terjadi saat PDB China tumbuh melambat menjadi 4,3% pada kuartal II 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 5 Oktober 2026 pukul 08.40
China Tutup Ratusan Bank, Ada Apa?
Warta Ekonomi · 5 Oktober 2026 pukul 17.56
Rosan Ungkap Jumlah BUMN Kini 354, 97% Dividen Hanya dari 15 Perusahaan
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 17.30
OJK Cabut Izin 3 BPR dan BPRS Sepanjang September 2026
Liputan6.com · 5 Oktober 2026 pukul 12.31
Perusahaan Jepang Mulai Ramai-ramai Tinggalkan China
Berita terkait
Selamatkan Ekonomi, China Bakal Suntik Dana Darurat Rp936 Triliun ke Bank dan BUMN asuransi
SINDOnews · 8 September 2026 pukul 18.29
China Garap Hainan Jadi Pusat Dagang Baru, Nilainya Rp2.000 Triliun
Warta Ekonomi · 4 Oktober 2026 pukul 14.09
OJK Luncurkan Roadmap Perbankan 2026-2030, Ini 5 Prioritas Utamanya
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 12.02
OJK Catat Kredit Bank Tumbuh 13,65%, DPK Naik 10,94%
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 17.41