Rektor Unsoed Di-OTT KPK, Jamiluddin: Moralitas Akademisi Hancur, Gimana Mau Koreksi Pejabat yang Doyan Korupsi?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jamiluddin Ritonga, dosen Unesa, menilai OTT KPK terhadap tiga petinggi Unsoed mencoreng dunia pendidikan tinggi. Kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru melibatkan Rektor Akhmad Sodiq dan dua Wakil Rektor menunjukkan praktik korupsi merambah sektor akademik. Jamiluddin menekankan kampus harus menjadi benteng moralitas bangsa dan mengajarkan kejujuran serta etika publik. Penyalahgunaan kewenangan di lingkungan perguruan tinggi dapat mencederai kepercayaan publik dan mengurangi peran kampus sebagai pengawas kebijakan pemerintah. Ia mendesak pembenahan internal perguruan tinggi dengan meningkatkan transparansi anggaran dan akuntabilitas serta memilih pemimpin yang integritas tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 23 Agustus 2026 pukul 13.15
Usai OTT Rektor Unsoed, KPK Ingatkan Kampus Harus jadi Benteng Integritas
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 09.11
Kasus Dugaan Korupsi Petinggi Unsoed Mencoreng Dunia Kampus
JPNN.com · 23 Agustus 2026 pukul 02.02
Wakil Rektor Unsoed Buka Suara Setelah Diperiksa KPK soal Seleksi Jalur Mandiri
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 16.53
Terjaring OTT, Rektor Unsoed Tak Hadiri Acara KPK
Berita terkait
KPK Periksa Kabag Umum Unsoed hingga Sekda Banyumas soal Kasus Titip Mahasiswa
SINDOnews · 23 September 2026 pukul 13.50
KPK Panggil Dokter hingga Guru Jadi Saksi Kasus Rektor Unsoed Peras Camaba
Detik.com · 17 September 2026 pukul 13.08
Tersangka Korupsi Penerimaan Maba Unsoed Melebar, Guru di Jawa Barat Ikut Terseret
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 23.23
Sekda Banyumas Diduga dalam Pusaran Kasus Korupsi Penerimaan Maba Unsoed
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 18.41