Jakarta · Sabtu, 26 September 2026Cari
WargaKonoha

RI Menua, OJK Dorong Dana Pensiun Disiapkan Sejak Hari Pertama Kerja

Indonesia kini telah memasuki fase penduduk menua, dengan proporsi lansia mencapai 11,97 persen, melampaui ambang batas 10 persen. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pentingnya persiapan dana pensiun sejak hari pertama bekerja, bukan menjelang pensiun. Menurut Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, tren penujaan usia akan terus meningkat hingga mencapai 20,31 persen pada 2045. Momentum bonus demografi dengan 68,94 persen penduduk usia produktif harus dimanfaatkan untuk mendorong persiapan pensiun yang lebih baik.

Tantangan inklusi dana pensiun masih tinggi. Berdasarkan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, tingkat literasi dana pensiun hanya 22,21 persen, sementara tingkat inklusinya belum mencapai 5 persen. Replacement ratio atau rasio penggantian pendapatan pensiun di Indonesia berada di kisaran 15-20 persen, jauh di bawah standar ILO sekitar 40 persen. Hal ini menunjukkan manfaat pensiun yang diterima belum cukup untuk mempertahankan standar hidup setelah pensiun.

OJK menekankan perlunya dua pendekatan ke depan: memperluas kepesertaan dana pensiun dan meningkatkan kecukupan manfaat yang diterima. Dengan demikian, setiap individu dapat memiliki dana pensiun yang mencukupi untuk masa tua yang mandiri dan bermartabat.

Peristiwa ini diliput 7 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait