Jakarta · Selasa, 15 September 2026Cari
WargaKonoha

Rincian 25 Merek Beras Fortifikasi yang Diduga Palsu

Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) menemukan 25 merek beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar (TMS). Berdasarkan pemeriksaan empat laboratorium kredibel, produk-produk tersebut diduga palsu karena kandungan gizinya tidak sesuai dengan label kemasan. Temuan ini menjadi perhatian serius karena beras fortifikasi seharusnya membantu kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, masyarakat miskin, dan penanganan stunting.

Selain masalah kandungan, pemerintah menyoroti praktik harga yang tidak wajar. Rata-rata harga jual 25 merek tersebut mencapai Rp23.385 per kg, jauh di atas harga wajar Rp13.689 per kg. Kasus ekstrem ditemukan pada merek inisial WFO yang dijual Rp57.600 per kg, dengan selisih mencapai Rp44.100 dari harga wajar. Menteri Pertanian Amran Sulaiman menegaskan bahwa ketidaksesuaian label dan harga tinggi ini merugikan konsumen dan menghambat tujuan program fortifikasi.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait