Amran Geram, Beras Fortifikasi Abal-abal Rugikan Masyarakat Rp 89 T
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan kerugian konsumen Rp89 triliun akibat peredaran beras fortifikasi tidak sesuai standar. Pemeriksaan laboratorium pada 25 dari 27 merek yang diuji menunjukkan tidak memenuhi standar (TMS). Produk sorotan WFO dijual Rp57.600/kg padahal harga wajar Rp13.500/kg, menyisakan selisih Rp44.100/kg atau Rp44 juta per truk 10 ton. Fortifikasi seharusnya ditujukan untuk masyarakat rentang seperti ibu hamil, anak balita, dan kelompok stunting, bukan dilakukan penipuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 15 September 2026 pukul 13.23
Izin Usaha Produsen Beras Fortifikasi Abal-abal Segera Dicabut!
kumparan · 15 September 2026 pukul 13.00
Amran Ungkap Merek Beras Fortifikasi Tak Penuhi Syarat, Konsumen Rugi Rp 89 T
Detik.com · 14 September 2026 pukul 12.33
Mafia Beras Dibongkar Pekan Depan!
Liputan6.com · 14 September 2026 pukul 12.31
Amran Lantik Perwira TNI-Polri, Diberi Tugas Sikat Mafia Beras
Berita terkait
Amran Minta Beras Fortifikasi Abal-abal Ditarik, Warga Dilarang Beli
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.49
Hasil Belum Dirilis, Amran Beberkan Update Uji Lab Beras Fortifikasi
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 14.38
Amran Bongkar Kecurangan Produsen Beras, "Curi" Duit Warga RI Rp89 T
CNBC Indonesia · 1 September 2026 pukul 18.50
Amran Tebar Ancaman, Mau Gebuk Pengusaha Beras Fortifikasi Nakal
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.40