RKAB Bayan Resources Terbit, Kementerian ESDM Tegaskan Tak Terkait Haji Isam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9354068/original/023885400_1789997908-email-attachment_2026_09_21_ariefhakim-at-klyid_esdm-buka-suara-rkab-byan-terbit-usai-dicaplok-haji-isam_1000449754.jpg)
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk tiga anak usaha grup PT Bayan Resources Tbk (BYAN), yaitu PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, dan PT Fajar Sakti Prima Tbk. Direktur Jeneral Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyatakan bahwa penerbitan RKAB ini tidak berkaitan dengan rencana pengambilalihan saham yang dilakukan oleh pengusaha Haji Isam. Dengan diterbitkannya RKAB ini, diperkirakan dapat menambah produksi batu bara sebesar 15 hingga 20 juta ton bagi grup BYAN. Sebelumnya, ketiga anak usaha BYAN sempat mengumumkan status keadaan kahar (force majeure) karena belum diterbitkannya persetujuan perubahan RKAB 2026. Pada 16 September 2026, BYAN juga menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA) dengan PT Jhonlin Baratama yang terafiliasi dengan Haji Isam, untuk alih seluruh saham sebanyak 10.000.000.500 lembar. Namun, manajemen menegaskan transaksi ini tidak memberikan dampak negatif material terhadap operasional dan keuangan perseroan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 21 September 2026 pukul 14.32
Usai Haji Isam Beli Saham Low Tuck Kwong, Revisi RKAB Bayan Terbit!
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 20.08
ESDM Tegaskan Revisi RKAB Anak Usaha Bayan Resources Tak Terkait Transaksi Saham
kumparan · 21 September 2026 pukul 18.59
Usai Sahamnya Dibeli Haji Isam, RKAB 3 Anak Usaha BYAN Disetujui 15-20 Juta Ton
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 16.50
ESDM Pastikan RKAB Tiga Anak Usaha BYAN Terbit, Total Kuota Produksi 15-20 Juta Ton
Berita terkait
Bayan Force Majeure Gegara RKAB Habis, ESDM Buka Suara
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 09.00
ESDM Ungkap Alasan Belum Terbitkan Persetujuan RKAB Bayan
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 14.01
RKAB Belum Terbit, BYAN Umumkan Kondisi Kahar
Detik.com · 15 September 2026 pukul 14.27
Bayan Umumkan Alami Force Majeure di Tengah Isu Haji Isam Borong Saham
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.22