Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

RKAB Bayan Resources Terbit, Kementerian ESDM Tegaskan Tak Terkait Haji Isam

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menerbitkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk tiga anak usaha grup PT Bayan Resources Tbk (BYAN), yaitu PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, dan PT Fajar Sakti Prima Tbk. Direktur Jeneral Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menyatakan bahwa penerbitan RKAB ini tidak berkaitan dengan rencana pengambilalihan saham yang dilakukan oleh pengusaha Haji Isam. Dengan diterbitkannya RKAB ini, diperkirakan dapat menambah produksi batu bara sebesar 15 hingga 20 juta ton bagi grup BYAN. Sebelumnya, ketiga anak usaha BYAN sempat mengumumkan status keadaan kahar (force majeure) karena belum diterbitkannya persetujuan perubahan RKAB 2026. Pada 16 September 2026, BYAN juga menandatangani Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (CSPA) dengan PT Jhonlin Baratama yang terafiliasi dengan Haji Isam, untuk alih seluruh saham sebanyak 10.000.000.500 lembar. Namun, manajemen menegaskan transaksi ini tidak memberikan dampak negatif material terhadap operasional dan keuangan perseroan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait