Rupiah Balik Melemah 0,31%, Dolar AS Parkir di Level Rp17.640
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah melemah 0,31% menjadi Rp17.640/US$ pada Senin (14/9/2026), menghentikan dua hari berturut-turuh menguat. Penurunan dipicu oleh kekuatan dolar Amerika Serikat yang diperkuat indeks DXY mencapai 99,451. Pasar menantikan keputusan Fed pada 17 September dan Bank of Japan pada 18 September. Ekspektasi kenaikan suku bunga Fed mencapai 86% setelah data inflasi AS pada Agustus menunjukkan peningkatan. Harga minyak Brent naik 2% ke US$106,7 per barel akibat konflik Timur Tengah. Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan rupiah sempat kuat hingga Rp17.400, namun gejolak global menekan. Tekanan utama datang dari ekspektasi kebijakan moneter ketat dunia dan lonjangan harga energi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.35
Bitcoin Jatuh ke US$76.723, Minyak dan The Fed Jadi Biang Kerok
ANTARA News · 14 September 2026 pukul 16.29
Rupiah melemah dipengaruhi kenaikan CPI AS
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.20
Rupiah Melemah ke Rp17.669 per Dolar AS Sore Ini
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 11.42
Pasar Berekspektasi Terhadap The Fed, Rupiah Jadi Kurang Perhatian
Berita terkait
Rupiah Berbalik Melemah 0,17%, Dolar AS Naik ke Rp17.530
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 15.07
Rupiah Dibuka Menguat, Dolar AS Turun ke Rp17.560
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 09.06
Jelang Akhir Pekan Rupiah Ditutup Melemah, Dolar AS Naik ke Rp17.585
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.04
Rupiah Tertekan ke 17.512 per Dolar AS, Ini Sentimen yang Membayangi
Liputan6.com · 10 September 2026 pukul 11.00