Jakarta · Senin, 28 September 2026Cari
WargaKonoha

Rupiah Gampang Goyang Lawan Dolar? Destry Ungkap Biang Keroknya

Gubernur BI Destry Damayanti menjelaskan rupiah rentan melemah terhadap dolar AS karena defisit neraca transaksi berjalan (CAD). Indonesia memiliki CAD selalu negatif kecuali pada era Covid-19, yang menekan nilai tukar rupiah. CAD pada KQ2-2026 mencapai US$12,5 miliar atau 3,3% PDB, tajam 3,5 kali lipat dari KQ1-2026 (US$3,6 miliar atau 1% PDB). Lonjakan ini dipicu kenaikan impor migas akibat harga minyak dunia tinggi serta surplus neraca perdagangan non-migas yang menurun karena permintaan impor domestik tinggi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait