Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Dolar Digdaya Jadi Rp18.000, Ekonom INDEF Mengendus Salah Satunya Dipicu oleh Pidato Seorang Presiden

Kurs dolar Amerika Serikat kembali menembus level Rp18.000 per dolar, menandakan pelemahan rupiah yang mengkhawatirkan. Ekonom INDEF Berly Martawardaya menyatakan bahwa pelemahan ini bisa disebabkan oleh gabungan faktor, termasuk peningkatan impor akibat kenaikan harga migas, penurunan ekspor, serta capital outflow yang terlihat dari penurunan IHSG dan kenaikan T-bill rate. Ia juga menyebutkan adanya flight to safety pasar modal akibat ketegangan geopolitik.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait