Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.997, Data Manufaktur Indonesia jadi Penopang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2670625/original/017436400_1547111682-20190110-Rupiah-Tetap-Berada-di-Zona-Hijau-Angga4.jpg)
Nilai tukar rupiah menguat 25 poin atau 0,14% menjadi Rp 17.997 per dolar AS pada penutupan perdagangan Senin, 3 Agustus 2026. Penguatan ini dipicu oleh data Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang naik ke level 50,2 pada Juli 2026 dari posisi 46,9 pada Juni, menandakan sektor manufaktur kembali membaik setelah empat bulan kontraksi. Permintaan yang membaik dan meningkatnya kepercayaan pelanggan menjadi pendorong utama peningkatan produksi, meski kenaikan harga bahan baku masih menahan laju ekspansi.
Sentimen positif tambahan datang dari BPS yang mencatat deflasi sebesar 0,14% secara bulanan pada Juli 2026. Secara global, Presiden AS Donald Trump membatalkan rencana serangan militer terhadap Iran setelah negara-negara di Timur Tengah meminta waktu untuk negosiasi. Keputusan ini memicu penurunan harga minyak lebih dari 5 dolar AS per barel, meredakan kekhawatiran inflasi global. Rupiah diperkirakan bergerak di kisaran Rp 17.950–18.100 per dolar AS.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 16.38
Aktivitas Manufaktur RI Bangkit, Industri Kembali Masuk Fase Ekspansi
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.10
Kantor Purbaya Beberkan Kabar Ekonomi RI: PMI Naik, Inflasi Turun
CNN Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.00
SdanP Catat PMI Manufaktur RI Juni 2026 Bangkit ke Zona Ekspansi 50,2
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.25
Video: Menuju Ekonomi 8%,Pemerintah Harus Perkuat Kepercayaan Investor
Berita terkait
OJK Ungkap Industri Manufaktur RI Lesu Lagi, PMI Turun ke 49,8
CNN Indonesia · 8 September 2026 pukul 22.23
Rupiah Melemah ke Rp17.795 per Dolar AS Pagi Ini
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 09.21
Rupiah Tertekan Dekati Level Rp18.000 per USD, Terdorong Sentimen Reshuffle Kabinet Prabowo
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 15.19
Rupiah Kembali Melemah Tertekan Data Tenaga Kerja AS
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 12.21