SdanP Catat PMI Manufaktur RI Juni 2026 Bangkit ke Zona Ekspansi 50,2
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur Indonesia naik ke 50,2 pada Juli 2026, berbalik dari 46,9 pada Juni 2026. Ini menandakan kembali ke zona ekspansi setelah empat bulan kontraksi. Kenaikan pertama dalam empat bulan ini didorong oleh peningkatan volume produksi dan stabilnya pesanan baru, yang mencerminkan kepercayaan pelanggan mulai membaik.
Ekspansi masih terbatas karena harga bahan baku tinggi. Pesanan ekspor baru turun selama lima bulan berturut-turut, sementara penumpukan pekerjaan belum selesai mencapai level tertinggi sejak November 2025. Perusahaan kembali merekrut tenaga kerja setelah lima bulan, tetapi jumlahnya terbatas. Aktivitas pembelian bahan baku menurun karena harga tinggi dan pasokan terbatas.
Meski tekanan biaya ada, laju inflasi biaya input melambat. Optimisme pelaku usaha meningkat, dengan keyakinan tertinggi dalam enam bulan, didorong harapan pertumbuhan penjualan dan meredanya tekanan harga.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 4 Agustus 2026 pukul 16.38
Aktivitas Manufaktur RI Bangkit, Industri Kembali Masuk Fase Ekspansi
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 08.10
Kantor Purbaya Beberkan Kabar Ekonomi RI: PMI Naik, Inflasi Turun
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 18.10
Rupiah Hari Ini Menguat ke 17.997, Data Manufaktur Indonesia jadi Penopang
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 13.45
Produksi Pabrik Indonesia Naik Lagi Setelah Empat Bulan Turun
Berita terkait
Tantangan Ekonomi 2026: Transformasi Manufaktur dan Literasi Finansial Jadi Kunci Pertumbuhan
Media Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.15
Indeks Stok-Produksi Industri Naik Tapi Tenaga Kerja Turun, Tanda Apa?
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 20.50
Video: Menuju Ekonomi 8%,Pemerintah Harus Perkuat Kepercayaan Investor
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 14.25
Riset: Pabrik RI Mulai Rekrut Karyawan Lagi usai Diterjang Badai PHK
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 13.26