Sebelum Kantornya Digeledah KPK, Nusron Wahid Ternyata Sudah Cabut sebagai Pengurus Golkar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid tidak menjadi pengurus Golkar lagi karena sudah mengundurkan diri dari DPP Partai Golkar beberapa bulan sebelum KPK menggledahi kantornya. Pengunduran diri itu disampaikan langsung ke Bahlil Lahadalia, namun tidak ada info pasti mengenai alasannya. Meski sudah tidak menjabat di DPP, Nusron tetap kader Golkar. KPK menggledahi kementerian terkait dugaan suap HGB Summarecon, dengan delapan tersangka termasuk empat orang kepercayaan Nusron. Nusron menyatakan komitmen mengikuti proses hukum dan berharap kasus ini mendorong perbaikan internal di Kantor Pertanahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 09.35
Sudahlah, Kalau Nusron Wahid Merasa Tak Terlibat, Sampaikan
CNBC Indonesia · 18 September 2026 pukul 08.12
Bahlil Soal Kader Golkar Terlibat Korupsi Kementerian ATR: Ini Musibah
JawaPos · 20 September 2026 pukul 08.45
Mahfud MD Tegaskan Nusron Wahid Seharusnya Mundur dari Jabatan Menteri ATR/BPN
JawaPos · 20 September 2026 pukul 08.15
Tak Cuma Kasus HGB, KPK Telusuri Dugaan Uang Pelicin Mutasi Jabatan di Kementerian ATR/BPN
Berita terkait
Empat Orang Kepercayaan Ditangkap KPK, Nusron Wahid 'di Ujung Tanduk'
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 01.30
Waketum Golkar Tanggapi Dugaan KPK soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid di Kasus ATR/BPN
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.23
Golkar Respons Dugaan KPK Soal Orang Kepercayaan Nusron Wahid
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.12
Golkar Hormati Proses KPK, Nusron Diminta Beri Klarifikasi
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 20.12