SPPG Kena Suspend Langsung Kehilangan Insentif Rp6 Juta per Hari, BGN Tegas Tak Ada Pengecualian
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) menyatakan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang suspended karena belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) tidak akan menerima insentif operasional Rp6 juta per hari. Kepala BGN Sudaryono menegaskan tidak ada pengecualian bagi SPPG yang berstatus suspended. BGN juga menghentikan sementara operasional 1.276 SPPG yang belum memenuhi persyaratan SLHS. Dari total yang disuspend, 821 masih dalam proses pendaftaran SLHS, 447 telah mendaftar namun belum dinilai, dan 8 belum terkonfirmasi status. Berdasarkan wilayah, 239 SPPG suspended berada di Sumatera, 927 di Jawa, dan 110 di luar kedua pulau tersebut. BGN juga mengusulkan penutupan permanen terhadap 654 SPPG kritis dengan waktu tujuh hari untuk memenuhi ketentuan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 16 September 2026 pukul 23.47
BGN Suspend 1.276 SPPG, 654 Diusulkan Tutup Permanen
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 21.01
BGN tangguhkan 1.276 SPPG dan usulkan tutup permanen 654 dapur MBG
JawaPos · 16 September 2026 pukul 20.15
Bertambah Lagi, BGN Suspend 1.276 SPPG Usai Tak Patuhi SLHS
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 16.00
143 SPPG di Depok Telah Miliki SLHS, 56 Masih Proses
Berita terkait
BGN tegaskan SLHS jadi syarat mutlak operasional SPPG
ANTARA News · 8 Agustus 2026 pukul 10.01
62 SPPG di Tangerang ditutup karena tak kantongi SLHS
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 15.59
Wamenko Hanif Blak-blakan, Penutupan SPPG Tanpa SLHS Berlanjut
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 09.20
Kepala BGN Sebut Hampir 2.000 SPPG Ditutup Sementara Akibat Belum Punya SLHS
Warta Ekonomi · 9 September 2026 pukul 19.35