Jakarta · Jumat, 4 September 2026Cari
WargaKonoha

Sudaryono Sebut Insentif SPPG Rp6 Juta Tak Adil, Produksi MBG Berbeda Dibayar Sama

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menyoroti ketidakadilan dalam skema insentif Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang selama ini memberikan insentif tetap sebesar Rp6 juta per dapur, terlepas dari perbedaan kapasitas produksi. Menurutnya, ada SPPG yang mampu memproduksi hingga 3.000 porsi Makan Bergizi Gratis (MBG), sementara dapur lain hanya menghasilkan sekitar 2.000 hingga 2.500 porsi, namun tetap mendapatkan insentif yang sama. Hal ini, katanya, mencerminkan ketidaksesuaian antara insentif dan beban produksi yang sebenarnya.

Untuk memperbaiki hal tersebut, Sudaryono telah mengajukan Peraturan Kepala Badan (Perbadan) baru terkait insentif SPPG. Dengan aturan ini, besaran insentif akan disesuaikan dengan jumlah porsi yang diproduksi oleh masing-masing dapur. Ia menargetkan aturan ini segera diterbitkan, sehingga skema baru dapat diumumkan dalam waktu dekat.

Sudaryono menekankan bahwa perubahan ini penting agar pengelolaan anggaran untuk operasional dapur MBG menjadi lebih proporsional dan adil. Namun, ia belum merilis detail besaran insentif baru yang akan diberlakukan setelah aturan resmi diterbitkan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait