Summarecon Punya 3 Kawasan di Jabodetabek, Sahamnya Anjlok 13,25 Persen Setelah Kasus HGB
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mengembangkan tiga kawasan utama di Jabodetabek: Kelapa Gading, Serpong, dan Bekasi. Semua kawasan tersebut menjadi pusat permukiman, perbelanjaan, komersial, pendidikan, dan hiburan dengan aktivitas padat. Namun, pada 15 September 2026, saham SMRA anjlok 13,25% menjadi Rp288 per saham setelah KPK menyelidiki kasus pengurusan HGB di Bogor yang melibatkan Direktur SMRA, Adrianto Pitojo Adhi. Dari 17 orang yang diamankan, 8 adalah tersangka dari Dirjen ATR/BPN, termasuk bos Summarecon. Penurunan saham terjadi karena isu korupsi yang menyergaji risiko bisnis perusahaan pengembang properti terkemuka tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 12.13
Kasus HGB Summarecon Disorot, Pukat UGM Desak KPK Segera Periksa Nusron Wahid
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 10.35
Mengenal HGB yang Buat Bos Summarecon dan Pejabat ATR/BPN Kena OTT KPK
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 08.32
KPK: Diminta Rp2 Miliar Terkait HGB, Summarecon Serahkan Rp1,5 Miliar ke Orang Kepercayaan Nusron
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 07.35
20 Koper Uang Ratusan Miliar Ditemukan di Rumah Gus Arif, KPK Dalami Dugaan Keterkaitan Nusron Wahid
Berita terkait
Terseret Kasus HGB: Saham Summarecon Anjlok 13,25 Persen, Ini 3 Kawasannya yang Ramai di Jabodetabek
JawaPos · 15 September 2026 pukul 21.30
Orang Kepercayaan Nusron Wahid Palak Bos Summarecon Rp 2 Miliar, tetapi...
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 01.22
Alasan KPK Belum Jerat Nusron Wahid di Kasus HGB Summarecon
Liputan6.com · 15 September 2026 pukul 20.53
KPK tahan Ketua DPP Partai Golkar Fahd Arafiq terkait dugaan korupsi urus HGB Summarecon
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 20.46