Syahganda Nainggolan: Gibran Harusnya Jadi Camat Dulu
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Syahganda Nainggolan, Ketua Dewan Direktur Great Institute, menyatakan Gibran Rakabuming Raka tidak pantas menjadi wakil presiden 2024. Ia menyoroti kurangnya pengalaman dan kaderisasi, membandingkan dengan tokoh sebelumnya seperti Adam Malik, Habibie, Yusuf Kalla, dan Boediono yang memiliki latar belakang yang lebih kuat. Syahganda menilai Gibran seharusnya menjalani jenjang pemerintahan yang lebih rendah, bahkan sampai camat terlebih dahulu. Pandangan Syahganda disampaikan dalam konteks gugatan pendidikan Gibran ke Mahkamah Konstitusi oleh Denny Indrayana. Meski menyampaikan kritik keras, ia menegaskan bukan didasari kebencian pribadi, melainkan kebutuhan pembenahan politik Indonesia berdasarkan landasan moral.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 22.22
Jadi Saksi di MK, Eks Ketua KPU Ungkap Alasan Tak Ragukan Kelulusan Gibran
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 20.46
Mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari Beberkan Munculnya Pasal PKPU yang Dipersoalkan Denny Indrayana
CNN Indonesia · 30 September 2026 pukul 23.15
Saksi di Sidang PHPU Gibran: KPU Tak Bisa Tolak SK Penyetaraan SMA
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 11.10
MK Gelar Sidang Ijazah Wapres Gibran, Pembacaan Putusan 5 Oktober 2026
Berita terkait
Loyalis Jokowi Ingatkan Gugatan Ijazah Gibran Bisa Guncang Legitimasi Pemilu 2024
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 18.29
Terungkap di MK: Nasib Gibran dalam Perkara Gugatan Diskualifikasi Bergantung ke KPU
Warta Ekonomi · 26 September 2026 pukul 00.00
Publik Tagih Jawaban KPU dan Adu Argumen Militan Gibran 08 Nusantara Soal Gugatan Wapres
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 05.58
Bonatua Klaim Ungkap Riwayat Sekolah Gibran Itu Gampang: Polisi Tinggal Cek Ini
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 10.10