Target 200 Juta Rekening Bansos Dipertanyakan, DPR: Jangan Sampai Ada Pemborosan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPR RI, melalui Anggota Komisi VIII Muhamad Abdul Azis Sefudin, menpertanyakan rencana pemerintah membuka hingga 200 juta rekening baru untuk penyaluran bansos. Azis meminta studi menyeluruh karena data LPS mencatat hanya 15,3 juta masyarakat usia produktif yang belum punya rekening pada 2026. Ia meminta transparansi soal dasar perhitungan dan sasaran program, serta memperingatkan risiko rekening ganda dan pemborosan anggaran Rp 11 triliun untuk administrasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 01.30
Soal 200 Juta Rekening untuk Penyaluran Bansos, DPR 'Masih Bingung' dan Pertanyakan
Detik.com · 16 September 2026 pukul 12.05
Komisi IX DPR Cecar Menkes soal Pengembalian Dana BPJS Rp 10 T ke Kemenkeu
kumparan · 16 September 2026 pukul 11.45
Komisi XII DPR Setujui Anggaran Kementerian Investasi dan Hilirisasi Rp 974,8 M
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 11.34
Banggar DPR dan pemerintah sepakati Rp23 triliun untuk gaji PPPK
Berita terkait
Said Abdullah: Banggar DPR Siapkan Rp23 Triliun untuk Gaji P3K di 2027
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.57
Banggar DPR Pastikan Anggaran Kebencanaan 2027 Naik Jadi Rp 1,1 T
Detik.com · 14 September 2026 pukul 16.34
Legislator Dukung Digitalisasi Bansos, Minta Akses Layanan Dipermudah
Detik.com · 11 September 2026 pukul 21.11
50 Juta Warga RI Dapat Bansos ke Rekening 2027, Penggunaannya Bakal Diatur
Detik.com · 11 September 2026 pukul 07.25