Terungkap! Begini Modus 25 Produsen Beras Fortifikasi Abal-abal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengungkap 25 merek beras fortifikasi palsu yang tidak memenuhi standar gizi sesuai label. Temuan ini berdasarkan pengujian empat laboratorium yang menunjukkan kandungan nutrisi tidak sesuai klaim, sehingga menghambat upaya pencegahan stunting bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Selain masalah gizi, produk tersebut dijual dengan harga tidak wajar, rata-rata Rp23.385 per kg, jauh di atas harga seharusnya sebesar Rp13.500 per kg. Pemerintah telah menginstruksikan penarikan produk, penghentian produksi, serta pencabutan izin usaha para produsen tersebut.
Kasus ini kini ditangani oleh Bareskrim Polri untuk proses hukum lebih lanjut. Tindakan tegas diambil berdasarkan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen guna memberikan kepastian dan perlindungan bagi masyarakat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 20 September 2026 pukul 21.15
BPKN Ungkap Temuan Beras Fortifikasi Tidak Standar Sejak 2025, Dorong Wajib SNI
Berita terkait
Kasus Beras Fortifikasi Masuk Ranah Hukum, 25 Merek Bakal Ditarik dari Peredaran
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 14.34
25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah, Produksi Disetop dan Stok Ditarik
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 20.10
Bapanas: 25 Merek beras fortifikasi culas berhenti produksi-ditarik
ANTARA News · 16 September 2026 pukul 18.38
Apa Itu Beras Fortifikasi yang Diduga Dipalsukan dan Seret 25 Merek
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 13.00