Timses Ditangkap KPK, Prabowo Tegaskan Tak Lindungi Orang Dekat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu, termasuk terhadap orang dekat atau tim sukses. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan kasus mantan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, kepada kejaksaan, serta proses hukum penyitaan aset Hotel Sultan milik Pontjo Sutowo.
Prabowo juga menekankan prinsip integritas yang telah diterapkan sejak menjabat Menteri Pertahanan tahun 2019, yakni melarang keluarga dan kader Gerindra mencari keuntungan bisnis di kementerian. Ia memperingatkan bahwa kedekatan politik tidak memberikan perlindungan hukum, sebagaimana terlihat pada penangkapan sejumlah kepala daerah dari Gerindra. Bagi Prabowo, kepentingan nasional dan rakyat harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan pribadi atau kelompok.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 18.21
Pukat UGM: Komitmen Antikorupsi Harus Dibuktikan
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 13.34
Tak Kapok, Mereka Pernah Hattrick dan Brace Kasus Korupsi
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 14.34
KPK panggil 11 saksi kasus Bupati Lombok Barat nonaktif di Yogyakarta
JPNN.com · 17 September 2026 pukul 00.00
Gegara Korupsi Upah Pungut, Warga Ancam Tak Bayar Pajak
Berita terkait
KPK Juga OTT Dirjen Kementerian ATR/BPN dan 2 Kepala Kantor Pertanahan
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 23.39
Eks Pimpinan KPK Sebut 2,5 Bulan Terlalu Singkat Rumuskan RUU Perampasan Aset
Media Indonesia · 14 September 2026 pukul 16.00
KPK Terbitkan Sprindik Kembangkan Kasus Bupati Bekasi Ade Kuswara, Anggota Polri Dipanggil
VOI · 10 September 2026 pukul 14.10
KPK Periksa Direktur PT Guna Cipta Energi di Kasus EDC
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 15.26