Toba Pulp Lestari Buka Suara soal Dugaan Korupsi Transfer Pricing
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Toba Pulp Lestari Tbk (INRU) membuka suara terkait dugaan korupsi transfer pricing yang menyeret namanya. Kejaksaan Agung menetapkan dua pegawai Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus ini. Kerugian keuangan negara yang ditimbulkan masih dalam proses perhitungan, dengan perkiraan sementara mencapai Rp2 triliun.
Direktur dan Corporate Secretary INRU, Anwar Lawden, menyatakan bahwa perseroan sedang melakukan pendalaman dan verifikasi atas informasi tersebut. INRU belum memperoleh informasi resmi mengenai status perkara atau nomor perkara yang bersangkutan. Perusahaan berkomitmen menjalankan kegiatan usaha dan memenuhi kewajiban perpajakan sesuai ketentuan yang berlaku, sekaligus menyatakan belum ada dampak material tambahan terhadap kelangsungan usaha.
Dalam kasus ini, Kejagung mengungkapkan bahwa PT TPL melakukan manipulasi ekspor pulp melalui underinvoicing. PT TPL melaporkan ekspor bahan baku sebagai paper grade pulp atau bleached hardwood kraft pulp (BHKP) dengan nilai rendah, padahal sebenarnya mengekspor dissolving pulp yang bernilai jual lebih tinggi di pasar global. Kedua tersangka ditahan selama 20 hari di Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung mulai 12 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 10.42
Kejagung Ungkap Alasan Periksa Anak Buah Raja Juli di Kasus PT TPL
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 08.25
Bantah Minta Balik Emas 74 Kg, Febrie Adriansyah Cuma Mau Dibebaskan
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 08.25
Bantah Minta Balik Emas 74 Kg, Febrie Adriansyah Cuma Mohon-mohon Dibebaskan
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 20.07
Kejagung Periksa Pegawai Kemenhut Terkait Kasus Transfer Pricing, Gali soal Izin
Berita terkait
Perhitungan Sementara, Kerugian Negara Kasus Toba Pulp Tembus Rp2 T
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 09.26
Kejagung Ungkap Alasan Periksa Pegawai Kemenhut Terkait Manipulasi Ekspor Pulp
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.54
Dugaan Korupsi Transfer Pricing, Pakar Hukum Desak Kejagung Segera Periksa Pemilik Toba Pulp Lestari
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 21.36
Usut Dugaan Korupsi Transfer Pricing Toba Pulp Lestari, Kejagung Terus Kembangkan Penyidikan
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 21.19