Jakarta · Senin, 24 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Top 3: Rp 1,2 Triliun untuk Bantuan Pangan

Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp 1,2 triliun untuk Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) tanggap bencana sepanjang 2026, yang akan didistribusikan oleh Perum Bulog melalui penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Dana ini berjalan paralel dengan program bantuan pangan beras reguler senilai Rp 17,5 triliun untuk periode Juli–September 2026, guna memastikan ketersediaan pangan di wilayah terdampak bencana. Kebijaran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi saat terjadi bencana atau kondisi darurat.

Perum Bulog menyiapkan stok hingga 93.782 ton beras untuk mendukung penanganan korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa tersebut mempengaruhi tujuh kabupaten, yaitu Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Nagekeo, Ende, dan Sikka. Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, memastikan pasokan beras untuk penanganan bencana tetap aman dan terpenuhi.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat terdapat 4 Notam (Notice to Airmen) aktif terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) per 20 Agustus 2026. Notam ini memberikan informasi penting mengenai kondisi atau perubahan operasional penerbangan demi menjaga keselamatan penerbangan di wilayah yang terdampak kebakaran hutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait