Utang Luar Negeri RI Naik Jadi US$ 453,4 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi utang luar negeri (ULN) Indonesia pada triwulan-II 2026 mencapai US$ 453,4 miliar, tumbuh 4,4% secara tahunan. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan ULN publik, baik dari pemerintah maupun bank sentral, meski kontraksi ULN swasta lebih rendah. ULN pemerintah mencapai US$ 216,3 miliar dengan pertumbuhan 2,9% (yoy), dipengaruhi aliran masuk Surat Berharga Negara (SBN) yang mencerminkan kepercayaan investor. Sementara itu, ULN bank sentral naik akibat kenaikan kepemilikan non-residen terhadap Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.12
Utang Luar Negeri Indonesia Triwulan II 2026 Naik 4,4 Persen
ANTARA News · 18 Agustus 2026 pukul 10.51
BI: Utang luar negeri RI naik jadi 453,4 miliar dolar AS di TW-II 2026
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 14.14
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.095 T per Kuartal II 2026, Tumbuh 4,4 Persen
JawaPos · 18 Agustus 2026 pukul 14.01
Rasio Utang Luar Negeri Tetap Terjaga, BI Laporkan Triwulan II sebesar USD 453,4 Miliar
Berita terkait
Utang Luar Negeri RI dalam Dolar Terus Merosot, Lari ke Mata Uang Ini
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.55
Utang Luar Negeri RI Tembus Rp 8.004 T
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.24
Utang Luar Negeri Indonesia Naik 4,9 Persen Jadi Rp8.051,79 Triliun
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 16.08
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tipis ke USD 454,8 Miliar per Juli 2026
kumparan · 15 September 2026 pukul 15.35