Video: BI Rate Diramal Tidak Naik - Investor Pantau Independensi BI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia diproyeksikan menahan BI Rate pada 5,75% pada RDG Agustus 2026, sejalan dengan konsensus pasar. Namun, potensi kenaikan FFR Federal Reserve di akhir tahun bisa mendorong BI Rate naik untuk menjaga spread dan daya tarik RI. Pasar terus memantau independensi BI setelah Perry Warjiyo tidak lagi menjabat sebagai Gubernur, yang berpengaruh pada kepercayaan investor. Di tengah volatilitas, sektor komoditas masih menarik karena harga komoditas yang tinggi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.51
Rupiah Menguat Pagi Ini Usai BI Rate Ditahan
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 22.23
BI Tegaskan Uang Digital tidak Gantikan Uang Kartal, Keduanya Saling Melengkapi
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 20.57
BI Rate 5,75 Persen, Ekonom: Pilihan Paling Tepat untuk Kondisi Saat Ini
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 17.28
Rupiah Menguat ke Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga BI Rate 5,75 Persen
Berita terkait
Bos BI Bongkar Alasan Tahan BI Rate di Tengah Tren Suku Bunga Tinggi
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 15.05
Rupiah Lesu di Rp17.981 per Dolar AS Sore Ini
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 16.07
Bank Indonesia: Kenaikan BI-Rate 25 Bps Bisa Pangkas Pertumbuhan Ekonomi 0,1%
kumparan · 28 September 2026 pukul 17.48
Ditanya BI Rate Bakal Naik 3 Bulan Lagi, Destry: Kita Lihat Nanti
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 15.50