Video: Bos Sekuritas Soal Rebalancing MSCI - Prospek IPO Saham 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Direktur Maybank Sekuritas, Ray Aditya Laksana, menyoroti rebalancing indeks MSCI pada November 2026. Indonesia diprediksi tetap berada di kategori Emerging Markets jika reformasi otoritas bursa terkait transparansi dan investability menunjukkan kemajuan yang terverifikasi, meskipun terdapat risiko kecil turun ke kategori frontier markets.
Prospek IPO saham dan penerbitan obligasi tahun 2026 diperkirakan terbatas akibat tingginya ketidakpastian pasar domestik dan global. Calon emiten diminta fokus pada kualitas bisnis, keuangan, tata kelola, dan valuasi. Sementara itu, perusahaan sekuritas mengincar peluang melalui mekanisme Penyaluran Amanat Luar Negeri (PALN) dari BEI untuk memperluas akses transaksi efek.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 14.31
Usung Plant Your Investment, Capital Market Run 2026 Targetkan 4.000 Peserta
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 11.57
Ini Daftar 59 Saham HSC di BEI, Ada Punya Kamu?
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 23.07
Belum Ada Investor Global Ajukan Saham Bursa, OJK: Tahapannya Masih Jauh
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 22.01
OJK Bongkar Skenario Demutualisasi BEI, Tegaskan Independensi Dijamin UU
Berita terkait
BEI Buka Suara usai MSCI Terbitkan Hasil Rebalancing Terbaru
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 11.17
Calon Investor BEI Boleh Genggam di Atas 5%, OJK: Ada Syaratnya!
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 17.55
Video: Bos Sekuritas Ungkap Efek BEI Hapus Batas Harga Saham Rp 50
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 14.14
BEI Temukan Emiten Dikuasai Segelintir PIhak, Free Float Hanya 0,72%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 12.25