Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

BI sebut sejumlah PJP lain mulai daftar jadi penerbit KKI segmen ritel

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menyatakan bahwa sejumlah penyelenggara jasa pembayaran (PJP) non-bank atau second mover mulai mendaftarkan diri sebagai penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel. Hal ini diperkirakan akan meningkatkan jumlah penerbit KKI dari sisi pasokan. Saat ini, delapan bank pertama telah menjadi penerbit KKI, yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Bank Permata, Bank Mega, dan BSI yang akan mengembangkan KKI Syariah.

Implementasi KKI segmen ritel akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah kartu digital yang dapat digunakan sebagai sumber dana untuk transaksi QRIS. Tahap kedua melaunchingkan kartu kredit digital untuk transaksi daring, termasuk e-commerce. Tahap ketiga adalah penerbitan kartu fisik KKI.

KKI segmen ritel dikembangkan dari KKI segmen pemerintah untuk memberikan alternatif pembayaran tertunda bagi masyarakat. KKI dirancang untuk interoperabel dan inklusif, mirip QRIS, sehingga satu mesin EDC dapat menerima berbagai kartu KKI. Pengembangan ini didukung oleh ASPI, AKKI, dan PIP.

Peristiwa ini diliput 2 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait