BI sebut sejumlah PJP lain mulai daftar jadi penerbit KKI segmen ritel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Filianingsih Hendarta menyatakan bahwa sejumlah penyelenggara jasa pembayaran (PJP) non-bank atau second mover mulai mendaftarkan diri sebagai penerbit Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel. Hal ini diperkirakan akan meningkatkan jumlah penerbit KKI dari sisi pasokan. Saat ini, delapan bank pertama telah menjadi penerbit KKI, yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Bank Permata, Bank Mega, dan BSI yang akan mengembangkan KKI Syariah.
Implementasi KKI segmen ritel akan dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama adalah kartu digital yang dapat digunakan sebagai sumber dana untuk transaksi QRIS. Tahap kedua melaunchingkan kartu kredit digital untuk transaksi daring, termasuk e-commerce. Tahap ketiga adalah penerbitan kartu fisik KKI.
KKI segmen ritel dikembangkan dari KKI segmen pemerintah untuk memberikan alternatif pembayaran tertunda bagi masyarakat. KKI dirancang untuk interoperabel dan inklusif, mirip QRIS, sehingga satu mesin EDC dapat menerima berbagai kartu KKI. Pengembangan ini didukung oleh ASPI, AKKI, dan PIP.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 09.00
Berapa Plafon Kartu Kredit Indonesia? Ini Jawabannya
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 08.25
Syarat dan Cara Pengajuan Kartu Kredit Indonesia, Simak Penjelasan BI!
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.29
Transaksi QRIS Tumbuh 82,42%, 2 Faktor Ini Jadi Penopang
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.14
BI Sebut Kartu Kredit Indonesia Bisa Jadi Sumber Dana QRIS
Berita terkait
BCA siap mengimplementasikan Kartu Kredit Indonesia (KKI) segmen ritel
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.17
BI catat transaksi digital tumbuh 28,69 persen per Juli 2026
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 15.54
Indonesia Punya Kartu Kredit Sendiri, Apa Bedanya dengan Visa dan Mastercard?
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.18
Beda KKI dan Kartu Kredit Visa-MasterCard Cs, Ini Penjelasan BI
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.00