Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Wamenkeu Ungkap Warga Dunia Gila Emas, Simpan 4.025 Ton di 2025

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan bahwa investasi emas, khususnya melalui Exchange Traded Fund (ETF) Emas, semakin populer di pasar global. Pada 2025, aset kelolaan ETF emas global mencapai US$ 559 miliar dengan total kepemilikan emas sebesar 4.025 ton. Hal ini mencerminkan pentingnya instrumen ini dalam ekosistem investasi internasional.

Di Indonesia, peluncuran ETF Emas bertujuan untuk memperdalami pasar keuangan domestik dan menjadikan instrumen ini bagian dari penguatan ekosistem emas nasional. Pemerintah juga mendukung pengembangan kegiatan usaha bullion sejak 2023, yang memungkinkan emas tidak hanya disimpan tetapi juga terhubung dengan pasar investasi yang lebih luas.

Juda berharap pasar ETF Emas Indonesia dapat bersaing dengan pasar regional dan global. Dengan pengembangan bullion dan ETF Emas, dipercaya pasar modal Indonesia akan semakin dalam dan masyarakat akan memperoleh alternatif investasi yang lebih beragam.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait