KPK Lakukan OTT Dirjen ATR/BPN Terkait Dugaan Korupsi HGB di Kabupaten Bogor
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Senin (14/9) di wilayah Jabodetabek terkait dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) PT Summarecon Agung Tbk di Kabupaten Bogor serta penerimaan tidak sah lainnya. Dalam operasi ini, KPK mengamankan 17 orang, termasuk Dirjen Pengendalian Penertiban Tanah dan Ruang Kementerian ATR/BPN bernama Lampri, Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, dan Kepala Kantah Kota Tangerang Tardi. Pihak lain yang ditahan meliputi Ketua DPP Partai Golkar Fahd A Rafiq, mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, serta pihak swasta Adrianto Pitojo Adhi.
Barang bukti yang disita berupa uang tunai rupiah dan valuta asing senilai ratusan miliar rupiah. Terdapat perbedaan keterangan mengenai wadah penyimpanan uang tersebut; beberapa sumber menyebutkan 20 koper, sementara sumber lain menyebutkan sekitar 20 boks, kardus, dan koper. Selain itu, terdapat perbedaan pencatatan tahun kejadian, di mana beberapa media menyebutkan peristiwa terjadi pada tahun 2026, sementara satu sumber menyebutkan tahun 2023. Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan menyatakan kementerian menghormati proses hukum dan akan bersikap kooperatif.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
OTT Dirjen ATR/BPN, KPK Amankan 20 Koper Isi Uang Ratusan Miliar
15 September 2026 pukul 06.31 · Baca aslinya ↗
Profil Lampri, Anak Buah Nusron Wahid di Kementerian ATR/BPN yang Terjaring OTT KPK
15 September 2026 pukul 07.02 · Baca aslinya ↗
Media Indonesia
KPK Ungkap OTT Dirjen ATR/BPN terkait Pengurusan Hak Bangunan
15 September 2026 pukul 07.21 · Baca aslinya ↗
KPK Tahan Fahd Arafiq hingga Eks Bupati Kebumen dalam Kasus HGB
15 September 2026 pukul 18.37 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Summarecon Agung Terseret OTT KPK Terkait ATR/BPN?
15 September 2026 pukul 09.18 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
KPK Naikkan Status OTT BPN ke Penyidikan, Sudah Tetapkan Tersangka
15 September 2026 pukul 15.44 · Baca aslinya ↗
Wamen ATR Buka Suara soal OTT KPK: Kami Hormati Proses Hukum
15 September 2026 pukul 19.00 · Baca aslinya ↗