KPK Sita Emas dan Uang dari Kanwil BPN Jatim Terkait Suap Layanan Pertanahan
Rangkuman gabungan dari 4 media · disusun dengan AI
KPK menggeledah Kanwil BPN Jawa Timur pada 24 September 2026 selama 11 jam, menyita uang ratusan juta rupiah, perhiasan emas senilai puluhan juta rupiah, mata uang asing (SGD dan USD), dokumen, serta barang bukti elektronik. Emas dan uang tersebut diduga berasal dari pengumpulan uang layanan pertanahan oleh oknum terkait suap pembukaan blokir Summarecon di Bogor serta praktik jual-beli jabatan di Kementerian ATR/BPN. Total penyitaan dalam kasus ini mencapai Rp106,3 miliar, rekord sejarah OTT KPK. Delapan tersangka ditetapkan, termasuk Dirjen PPTR ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Direktur Utama Summarecon Adrianto Pitojo Adi, serta empat kepercayaan Menteri ATR/BPN. Penyidikan kini mendalami aliran dana, setoran uang dari sejumlah Kantor Pertanahan (Kantah) di Jawa Timur, serta asal uang valas yang ditemukan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
KPK Sita Emas dari Kantor BPN Jatim, Diduga Dibeli Pakai Uang Layanan Tanah
26 September 2026 pukul 18.19 · Baca aslinya ↗
Penampakan Duit Ratusan Juta Disita KPK saat Geledah Kanwil BPN Jatim
26 September 2026 pukul 20.16 · Baca aslinya ↗
kumparan
KPK Sita Uang-Perhiasan dari Kanwil BPN Jatim, Nilainya Puluhan Juta Rupiah
26 September 2026 pukul 18.40 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
KPK Ungkap Temuan Uang Valas Saat Penggeledahan BPN Jatim
27 September 2026 pukul 09.54 · Baca aslinya ↗
KPK Ungkap Dugaan Setoran Kantah ke Kanwil BPN Jatim
28 September 2026 pukul 06.00 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
KPK Duga Ada Setoran Uang Sejumlah Kantor Tanah ke Kanwil BPN Jatim
28 September 2026 pukul 16.06 · Baca aslinya ↗