KPK Periksa Saksi dan Sidangkan Kasus Dugaan Korupsi di Ditjen Bea Cukai
Rangkuman gabungan dari 5 media · disusun dengan AI
KPK melakukan pemeriksaan terhadap saksi Susila Brata (Direktur Fasilitas Kepabeanan DJBC), serta wiraswasta Benny Tan dan James Mondong di Gedung Merah Putih pada 5 Oktober 2026. Kasus ini berkembang dari OTT Februari 2026 terkait perusahaan Blueray Cargo. Terdapat perbedaan data jumlah tersangka, di mana JPNN menyebutkan enam tersangka awal, sementara JawaPos menyatakan hingga 26 Agustus 2026 telah ditetapkan delapan tersangka.
Dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Benny Tan mengaku memberikan uang tunai Rp30 juta dalam tiga gepok kepada Budiman Bayu Prasojo untuk CSR bencana banjir Aceh November 2025, namun Budiman membantah penerimaan tersebut. Terdapat perbedaan klaim nilai gratifikasi yang didakwakan kepada Budiman; Detik.com menyebut Rp7,6 miliar, sedangkan CNN Indonesia menyebut Rp5,278 juta ditambah mata uang asing, bahkan dalam laporan lain disebut mencapai SGD 5,27 triliun.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Pengusaha Beri 3 Gepok Duit ke Terdakwa Kasus Bea Cukai, Klaim Bantuan Bencana
5 Oktober 2026 pukul 11.35 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
KPK Periksa James Mondong hingga Benny Tan di Kasus Korupsi Bea Cukai
5 Oktober 2026 pukul 12.19 · Baca aslinya ↗
PT Riau Perberat Hukuman Gubernur Nonaktif Riau Abdul Wahid, Jadi 4 Tahun Penjara
5 Oktober 2026 pukul 13.30 · Baca aslinya ↗
JawaPos
KPK Panggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai untuk jadi Saksi
5 Oktober 2026 pukul 13.24 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
KPK Periksa Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai
5 Oktober 2026 pukul 14.52 · Baca aslinya ↗
Pengusaha Minuman Alkohol Akui Beri Rp30 Juta ke Pejabat Bea Cukai
5 Oktober 2026 pukul 15.39 · Baca aslinya ↗
Pejabat Bea Cukai Budiman Bayu Bantah soal Pemberian Uang Rp30 Juta
6 Oktober 2026 pukul 01.30 · Baca aslinya ↗