Huawei Ketahuan Pindahkan Rp20 Triliun 5 Hari Setelah Didakwa Kriminal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Huawei memindahkan dana sebesar US$ 1,3 miliar (sekitar Rp20 triliun) dari rekening London hanya lima hari setelah didakwa pemerintah Amerika Serikat atas tuduhan penipuan, pencucian uang, dan pelanggaran sanksi internasional. Transaksi mendadak ini dilakukan pada akhir pekan atas perintah kantor pusat Bank Industri dan Komersial China (ICBC) di Beijing, mengabaikan peringatan petugas kepatuhan di London mengenai risiko pembekuan aset oleh otoritas AS.
Dokumen rahasia ICIJ mengungkap bahwa ICBC memberikan perlakuan istimewa kepada Huawei sebagai klien strategis, bahkan membantu membuka rekening baru di negara lain setelah pemindahan dana. Selain itu, ICBC tercatat telah menyalurkan pinjaman lebih dari US$ 2 miliar sejak 2003 untuk proyek Huawei di berbagai negara, termasuk Indonesia, guna memperluas pengaruh teknologi China secara global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 12.38
Arab Saudi Akan Beli 48 Jet Tempur Siluman F-35, Intelijen AS Khawatir China Curi Teknologinya
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 23.19
Pihak China 'Ogah' Diajak Pihak AS Kurangi Pengembangan AI
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.00
Rusia Kritik AS: Luar Angkasa Harus Bebas dari Senjata Apapun!
Detik.com · 16 September 2026 pukul 05.26
Pengakuan Ngeri AS Punya Senjata di Luar Angkasa
Berita terkait
Konspirasi Membunuh Huawei, Amerika-Jepang-Eropa Bersatu Lawan China
CNBC Indonesia · 28 Juli 2026 pukul 13.40
Swasta Minta AI Disetop, Tentara Tolak Takut Kalah Disalip China
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 08.55
China Bilang Amerika Cuma Gertak, Tuduh Ada Motif Tersembunyi
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 19.05
China Serukan AS Setop Persiapkan Perang di Luar Angkasa
Detik.com · 15 September 2026 pukul 17.09