Jakarta · Rabu, 26 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Meta Buka Suara Soal Peretasan dan Suspend Massal Akun WhatsApp

Meta mengakui kesalahan dalam pemblokiran massal akun WhatsApp di Indonesia, namun menyatakan sebagian besar akun asli telah dipulihkan. Esther Samboh, Kepala Kebijakan Meta Asia Pasifik, menekankan upaya melindungi keamanan pengguna dari akun yang disalahgunakan. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah meminta kehadiran perwakilan Meta untuk memberikan klarifikasi langsung terkait penanganan kasus peretasan dan suspend akun yang melibatkan promosi judi online. Komdigi menetapkan batas waktu hingga 24 Agustus 2026 untuk pernyataan tertulis.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait