Meta Buka Suara Soal Peretasan dan Suspend Massal Akun WhatsApp
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Meta mengakui kesalahan dalam pemblokiran massal akun WhatsApp di Indonesia, namun menyatakan sebagian besar akun asli telah dipulihkan. Esther Samboh, Kepala Kebijakan Meta Asia Pasifik, menekankan upaya melindungi keamanan pengguna dari akun yang disalahgunakan. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) telah meminta kehadiran perwakilan Meta untuk memberikan klarifikasi langsung terkait penanganan kasus peretasan dan suspend akun yang melibatkan promosi judi online. Komdigi menetapkan batas waktu hingga 24 Agustus 2026 untuk pernyataan tertulis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 19.40
Tak Hanya di Indonesia, Pemblokiran Akun WhatsApp Terjadi Global
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 18.40
WhatsApp Botok Pati Diblokir, Ini Kata Komdigi dan Meta
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 17.38
Komdigi Panggil WhatsApp Imbas Akun Terblokir Massal, Minta Klarifikasi Langsung
Detik.com · 26 Agustus 2026 pukul 17.29
Dipanggil Komdigi, Meta Ungkap Penyebab Pemblokiran Massal WhatsApp
Berita terkait
Komdigi Panggil Meta Buntut Peretasan dan Suspend Massal Akun WhatsApp
CNN Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 13.55
Komdigi Desak WhatsApp Jelaskan Penyebab Akun Terblokir, Senin Harus Dijawab
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 22.36
Komdigi Buka Suara Banyak Akun WhatsApp Diretas dan Kena Suspend
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 18.52
Polling: Apakah Akun WhatsApp Kamu Pernah Terblokir?
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 18.08