1.500 Anak PMI di Malaysia Berstatus WNI, Tersedia Akses Kesehatan-Pendidikan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia memberikan penegasan status kewarganegaraan Republik Indonesia bagi 1.500 anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berada di Malaysia. Program ini merupakan kolaborasi lintas kementerian, melibatkan Kementerian Hukum, Luar Negeri, Dalam Negeri, Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kementerian Pemuda dan Olahraga. Penegasan status dilakukan di empat kota: Kuala Lumpur, Kota Kinabalu, Tawau, dan Johor Bahru. Dengan status ini, anak-anak PMI dijamin kepastian dan perlindungan hukum yang sebelumnya belum tersedia. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menekankan bahwa ketiadaan kewarganegaraan bukan sekadar isu administratif, tetapi juga menghambat akses anak-anak tersebut untuk mendapatkan hak-hak dasar seperti kesehatan dan pendidikan. Pemerintah menyatakan komitmennya untuk memastikan perlindungan hukum bagi seluruh warga negara Indonesia di luar negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 4 September 2026 pukul 11.31
Kolaborasi 5 Kementerian, RI Beri Penegasan Status WNI 1.512 Anak PMI Malaysia
SINDOnews · 4 September 2026 pukul 11.27
Pemerintah Berikan Penegasan Status Kewarganegaraan 1.512 Anak Pekerja Migran Indonesia di Malaysia
kumparan · 4 September 2026 pukul 04.00
Menteri P2MI Tegaskan Negara Hadir untuk Anak Pekerja Migran di Malaysia
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 18.03
Lindungi Keluarga Pekerja Migran, Menteri P2MI Tegaskan Hal Ini
Berita terkait
Wamenkum: 2.341 WNI di LN Dapat Penegasan Kewarganegaraan, Mayoritas di Malaysia
kumparan · 26 Agustus 2026 pukul 23.46
Ujian Baru Sikap Nonblok Malaysia di Antara AS-China
Detik.com · 4 September 2026 pukul 15.25
Protes Asap Karhutla, Aktivis Malaysia Demo di Depan KBRI Kuala Lumpur
Detik.com · 4 September 2026 pukul 14.32
Sektor Manufaktur RI Melemah, Pengusaha Ungkap Biang Keroknya
Detik.com · 4 September 2026 pukul 11.36