177 WNA Didetensi di Denpasar Sepanjang 2026, Terbanyak Berasal dari Nigeria
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Denpasar mendetensi 177 warga negara asing (WNA) dari 1 Januari hingga 30 September 2026. Dari jumlah tersebut, 143 WNA telah dideportasi, sementara tujuh deteni lainnya dipindahkan ke Rudenim lainnya. Kepala Rudenim Denpasar, Teguh Mentalyadi, menjelaskan bahwa sebagian besar deteni berasal dari Nigeria, diikuti oleh Rusia dan Belanda. Deteni ini terutama dikarenakan overstay, terlibat gangguan keamanan, dan tidak memiliki masa hukuman di lapas. Aktivitas pedetensian dan deportasi paling tinggi terjadi pada April 2026, dengan 28 WNA didetensi dan 29 WNA dideportasi pada bulan tersebut. Sisa 46 WNA masih berada di Rudenim Denpasar untuk menunggu deportasi. Kendala utama dalam pendeportasian adalah biaya tiket pulang, sehingga Rudenim berkoordinasi dengan keluarga, perwakilan negara asing, dan penjamin untuk mengatasi hal tersebut. Beberapa deteni juga dipindahkan ke Rudenim Makassar dan Kupang untuk mengurangi beban kapasitas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 Oktober 2026 pukul 19.46
Anggaran Rudenim Denpasar Terbatas, Geser Puluhan Deteni ke Makassar & Kupang
CNBC Indonesia · 30 September 2026 pukul 06.05
Tok! Mahkamah Agung Izinkan Trump Deportasi Imigran ke Negara Ketiga
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 21.20
Imigrasi Tabanan Ciduk Empat WNA Nigeria, Sembunyi di Kamar Mandi, Dramatis
Berita terkait
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 18 WNA Sepekan, 10 Terlibat Kasus Prostitusi
kumparan · 28 September 2026 pukul 15.46
Imigrasi Ngurah Rai Deportasi 17 WNA Nakal, Terlibat Asusila hingga Overstay
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 19.42
Imigrasi Denpasar Tendang Bule Prancis dari Bali, Overstay 100 Hari
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 10.25
Sikat WNA Nakal! Imigrasi Ngurah Rai Usir 12 Turis Asing dari Bali
JPNN.com · 7 September 2026 pukul 07.53