4 Fakta Kurikulum Pendidikan Arab Saudi Berubah Drastis, Instruksi Melaporkan Tukang Sihir Dihapus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Lembaga penelitian IMPACT-se melaporkan perubahan drastis pada kurikulum sekolah Arab Saudi untuk tahun ajaran 2024–2026. Tinjauan terhadap 136 buku pelajaran menunjukkan penghapusan pernyataan bermusuhan terkait Israel, Yahudi, dan Yerusalem, selaras dengan program reformasi Visi 2030. Perubahan paling mencolok adalah penghapusan kalimat "Umat Muslim tidak akan melepaskan Yerusalem" dari buku bahasa Arab Kelas 11 edisi 2024-2025. Hadis yang menyamakan umat Kristen dan Yahudi dengan hewan cacat juga dihapus. Sebagai gantinya, siswa diajarkan koeksistensi melalui perjanjian Nabi Muhammad, pemikiran mandiri via Galileo (Kelas 9), dan sikap inklusif terhadap pekerja migran serta penyandang disabilitas. Laporan IMPACT-se menyimpulkan kurikulum bergerak menuju moderasi, inklusivitas, dan keselarasan dengan tujuan reformasi luas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 07.47
Pigai Minta HAM Diajarkan Lewat Buku Khusus di Sekolah
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 17.57
Membedah Pakta Makkah 2026, Komodifikasi Agama, dan Berakhirnya Era Pax Americana
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.48
Prabowo Mau Bahasa Asing Diajarkan Sejak SD, Ini Catatan PGRI
Berita terkait
Forum Intelektual Desak Pemerintah Tak Sering Gonta-ganti Kurikulum
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 05.50
Arab Saudi Kenalkan Monster Gurun HEET 8x8 dan HEET 4x4
SINDOnews · 28 September 2026 pukul 12.58
Tren Baru di China, Tolak Pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 10.45
OJK dorong pemahaman ekosistem keuangan digital masuk kurikulum
ANTARA News · 25 September 2026 pukul 12.32