46 Dapur MBG di Seluruh RI Sudah Pakai CNG 'Alternatif Pengganti' LPG
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

46 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Indonesia sudah menggunakan Compressed Natural Gas (CNG) sebagai pengganti LPG. Implementasi CNG dijalankan oleh PT PGN Gagas melalui anak perusahaannya, dengan penyebaran utama di Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, Batam, Sumatra, Kalimantan, dan Bali. Penggunaan CNG di SPPG mencapai 74.000 meter kubik per bulan pada 20 pelanggan di Jawa Tengah Bagian Selatan, termasuk Bakpia Tugu Jogja yang membutuhkan 50.000 m³ per bulan. Pengembangan CNG masih terbatas karena ketergantungan pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) yang belum merata di seluruh wilayah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.00
Bukan Cuma Industri, PGN Gagas Salurkan CNG ke Rumah Tangga
Liputan6.com · 20 Agustus 2026 pukul 09.15
Tabung CNG Masih Impor, PGN Gagas Gandeng Pindad Produksi Dalam Negeri
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.30
Dari 200 Bar Jadi 0,3 Bar, Ini Perjalanan CNG hingga Masuk Dapur
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 18.45
CNG Jadi Alternatif LPG Impor, PGN Gagas Ungkap Strategi Pengembangan
Berita terkait
Pengembangan Biometana Terklaster Bidik Produksi 830 Ribu MMBtu per Tahun
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 16.27
Cita-Cita Besar PGE: Tahun 2034 Jadi Perusahaan Geothermal No.1 Dunia!
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 13.40
Video:Bos PGE dan Strategi Manfaatkan Potensi 40% Panas Bumi Dunia di RI
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 12.34
Kepala BGN Curhat ke Menteri PKP, Ada Penerima MBG Belum Punya Rumah
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 12.30