7 Kriteria Memilih Payment Gateway yang Tepat untuk Menunjang Kelancaran Bisnis
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Payment gateway menjadi komponen penting dalam operasional bisnis di era transaksi digital. Memilih penyedia payment gateway yang tepat tidak hanya ditentukan oleh tarif, tetapi juga oleh kelengkapan metode pembayaran, fleksibilitas implementasi, keamanan transaksi, kepatuhan regulasi, pengalaman operasional, dan kualitas dukungan yang diberikan. Metode pembayaran yang didukung harus mencakup kartu, virtual account, QRIS (statis, dinamis, hingga antar negara), e-wallet seperti OVO, DANA, ShopeePay, serta pembayaran melalui minimarket dan layanan paylater. Fleksibilitas implementasi penting agar bisnis dapat mengintegrasikan payment gateway sesuai dengan infrastruktur yang dimiliki, baik melalui hosted payment gateway, API integration, plugin, atau solusi tanpa coding seperti payment link dan digital catalog.
Keamanan dan legalitas penyedia payment gateway juga menjadi pertimbangan krusial. Penyedia harus memiliki izin yang sah dan memenuhi standar regulasi, termasuk sertifikasi PCI DSS dan ISO/IEC 27001. Selain itu, pengalaman operasional penyedia dapat memengaruhi stabilitas dan keandalan sistem, terutama saat menghadapi lonjakan transaksi atau perubahan regulasi. Dukungan pelanggan 24 jam juga penting untuk memastikan kendala transaksi dapat ditangani dengan cepat, sehingga risiko gangguan operasional dan kehilangan pendapatan dapat diminimalkan.
Bank Indonesia (BI) melaporkan bahwa volume transaksi digital mencapai 5,50 miliar pada Juli 2026, dengan pertumbuhan 28,69% year-over-year. QRIS mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 82,42%. BI juga meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) sebagai instrumen pembayaran berbasis kredit yang terintegrasi dengan QRIS, sebagai langkah untuk mengurangi ketergantungan pada jaringan kartu kredit internasional dan mendorong penggunaan infrastruktur pembayaran domestik. PPATK juga mengidentifikasi deposit judi online senilai Rp1,02 triliun, menunjukkan perlunya pengawasan yang lebih ketat dalam transaksi digital.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 21.23
BI sebut sejumlah PJP lain mulai daftar jadi penerbit KKI segmen ritel
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 17.29
Transaksi QRIS Tumbuh 82,42%, 2 Faktor Ini Jadi Penopang
ANTARA News · 19 Agustus 2026 pukul 15.54
BI catat transaksi digital tumbuh 28,69 persen per Juli 2026
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 06.03
BI Pastikan Uang Digital Tidak Akan Menggantikan Uang Kartal
Berita terkait
Syarat dan Cara Pengajuan Kartu Kredit Indonesia, Simak Penjelasan BI!
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 08.25
Mulai Oktober 2026, BI Gratiskan MDR QRIS untuk Semua Merchant
JawaPos · 17 Agustus 2026 pukul 19.01
BI tingkatkan penggunaan QRIS di Tomohon International Flower Festival
ANTARA News · 11 Agustus 2026 pukul 09.52
BI Catat Transaksi QRIS Tembus 12,55 Miliar
JPNN.com · 7 Agustus 2026 pukul 07.00