Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Pertahanan Spanyol Jebol Diserbu 60.000 Migran, Ini 5 Faktanya

Sekitar 60.000 migran menyeberang dari Maroko ke Ceuta, wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, menyebabkan Pertahanan Spanyol jebol. Gelombang ini terjadi setelah Mahkamah Agung Spanyol memutuskan bahwa migran yang dihentikan di laut tidak dapat dikembalikan ke Maroko begitu saja. Perdana Menteri Pedro Sánchez menyalahkan geng penyelundup dan menyebut insiden ini sebagai pelanggaran integritas teritorial Spanyol. Italia menanggapi dengan menangguhkan pengaturan Schengen bebas perbatasan Uni Eropa dengan Spanyol.

Setidaknya 57 orang tewas selama gelombang tersebut. Hingga Jumat malam, lebih dari 48.000 orang telah secara sukarela kembali ke Maroko. Para saksi mata menggambarkan ribuan orang berpakaian basah memenuhi jalan-jalan dan alun-alun Ceuta, sementara banyak toko terpaksa tutup karena kebanjiran orang. Ceuta dan Melilla merupakan satu-satunya perbatasan darat Uni Eropa dengan Afrika, dan telah lama menjadi titik konflik diplomatik antara Spanyol dan Maroko.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait