AS-Iran Saling Serang, Negara Teluk Ikut Terdampak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Iran melancarkan serangan rudal dan drone terhadap pangkalan AS di Yordania, Kuwait, dan Bahrain pada 2 September 2024 sebagai respons menyerang AS di Iran. Serangan Iran menargetkan sistem pertahanan udara dan pasukan AS, dengan 10 rudal yang ditekang Yordania dan tiga yang jatuh di wilayah terpencil. AS menyerang sistem pertahanan udara, radar, peluncur roket, dan aset maritim Iran setelah seruan Iran menutup Selat Hormuz. Iran melaporkan korban sipil di Kuhestak, sementara AS membantah menargetkan warga sipil. Harga minyak naik 7 persen pada pekan ini, mencapai lebih dari 50 persen pada tahun 2024. Kedua pihak masih dalam kebuntuan diplomatik meski Iran terbuka kembali ke kesepakatan gencar senjata.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 11.45
Rupiah Hari Ini Kembali Loyo ke 17.774 Imbas Harga Minyak
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 09.27
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Brent Tembus US$95
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 19.00
Rupiah Melemah ke 17.744 Tersengat Lonjakan Harga Minyak
CNN Indonesia · 1 September 2026 pukul 09.20
Harga Minyak Dunia Tembus US$91,05 usai Perang AS-Iran Meledak Lagi
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Anjlok 5 Persen ke US$91 Usai Perang AS-Iran Mereda
CNN Indonesia · 27 Juli 2026 pukul 10.18
Memanas Lagi, AS Hantam 2 Peluncur Rudal Iran di Pulau Larak
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.40
AS Gempur Iran, Harga Minyak Langsung Melejit
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 07.49
Harga Minyak Turun 4 Hari Beruntun, Pasar Tunggu Hasil Diplomasi Iran
CNN Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 10.14