Amran Akan Buka-bukaan Lagi Soal Mafia Beras, Ini Bocorannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkapkan akan terus membongkar praktik mafia beras yang merugikan petani dan masyarakat. Ia siap menghadapi risiko, termasuk kehilangan jabatannya, demi menegakkan keadilan.
Temuan Badan Pangan Nasional di DKI pada Juni 2026 menunjukkan hanya 3 dari 15 merek beras fortifikasi memenuhi standar SNI. Harga beras fortifikasi yang mencapai Rp42.500 per kg, padahal biaya produksi hanya Rp700-Rp1.000 per kg, diduga menyebabkan kerugian konsumen hingga Rp71,9 triliun per tahun. Pemerintah akan mengumumkan nama produsen bermasalah pada 31 Juli 2026 dan mencabut izin usaha.
Amran menyoroti ketimpangan harga di rantai pasok beras, di mana petani dibeli dengan harga rendah tetapi beras dijual mahal. Program beras fortifikasi, yang seharusnya membantu keluarga kurang mampu dan rentan stunting, menjadi tidak terjangkau karena harga tinggi. Ia mendesak penegak hukum mengusut mafia beras hingga tuntas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 13.19
Mentan Bongkar Dugaan Mafia Beras Nikmati Subsidi Pemerintah
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 12.43
Beras Fortifikasi Dijual hingga Rp42 Ribu per Kg, Mentan: Ini Akal-akalan
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 06.57
Begini Modus Penipuan Kualitas Beras hingga Bikin Konsumen Rugi Rp 100 T
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 14.48
BMKG Prediksi El Nino Bertahan Hingga 2027, Simak Dampaknya
Berita terkait
Jaga Mutu Global, Kopi Arabika Binaan PalmCo Kembali Diekspor ke AS
JPNN.com · 19 September 2026 pukul 17.56
Pemerintah Minta Beras Fortifikasi Abal-abal Ditarik-Warga Jangan Beli
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 13.49
Indonesia Kini Peringkat 7 Produsen Kakao Dunia, Pemerintah Genjot Peremajaan Lahan
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 17.15
Sawit Diproyeksikan Penuhi 60% Kebutuhan Minyak Nabati Dunia pada 2050
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 18.14