Amran Bongkar Modus Baru Mafia Beras Ikut Nikmati Subsidi Pemerintah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkap adanya dugaan modus baru mafia beras yang menyalahgunakan subsidi pemerintah. Dalam penjelasannya di Jakarta, Amran menyatakan seluruh rantai produksi beras Indonesia mendapat subsidi pemerintah berupa pupuk, irigasi, benih, listrik, hingga BBM dengan total mencapai Rp160 triliun pada 2026. Namun, beras bersubsidi tersebut diduga dijual dengan klaim fortifikasi yang menyesatkan konsumen.
Hasil uji laboratorium Kementerian Pertanian menunjukkan sekitar 80% sampel beras fortifikasi yang beredar di pasaran tidak memenuhi standar fortifikasi. Beras yang seharusnya dijual seharga Rp8.000 per kilogram justru dipasarkan dengan harga jauh lebih tinggi, mulai dari Rp17.000 hingga Rp42.000 per kilogram. Amran menilai praktik ini merugikan masyarakat kecil dan menyalahgunakan subsidi negara yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah.
Amran memperkirakan nilai subsidi yang diduga ikut disalahgunakan mencapai sekitar Rp56 triliun. Pemerintah memastikan akan menindak tegas pelaku, termasuk mencabut izin edar produk beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar dan menyerahkan hasil pemeriksaan kepada aparat penegak hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 11.54
Mentan dan Organisasi Pemuda Sepakat "Gebuk" Pelaku Beras Fortifikasi
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 15.05
Terungkap 15 Merek Beras Berkedok Fortifikasi, Konsumen Rugi Rp 71 Triliun
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 13.19
Mentan Bongkar Dugaan Mafia Beras Nikmati Subsidi Pemerintah
Berita terkait
Sikat Habis Mafia Beras Fortifikasi, Mentan Amran: Satu Dua Pekan Kami Tuntaskan
SINDOnews · 3 Agustus 2026 pukul 15.18
Amran Bongkar Modus Penyimpangan Beras Fortifikasi, Konsumen Dirugikan
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 10.45
Kemhan Pastikan Kapal Pesiar Swasta Pinjaman, Tanpa Biaya Sewa
CNN Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 22.30
Menjelang HUT ke-81 RI, Indonesia Teken MoU Ekspor Beras ke Malaysia
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 22.25