Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Amran Bongkar Modus Baru Mafia Beras Ikut Nikmati Subsidi Pemerintah

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengungkap adanya dugaan modus baru mafia beras yang menyalahgunakan subsidi pemerintah. Dalam penjelasannya di Jakarta, Amran menyatakan seluruh rantai produksi beras Indonesia mendapat subsidi pemerintah berupa pupuk, irigasi, benih, listrik, hingga BBM dengan total mencapai Rp160 triliun pada 2026. Namun, beras bersubsidi tersebut diduga dijual dengan klaim fortifikasi yang menyesatkan konsumen.

Hasil uji laboratorium Kementerian Pertanian menunjukkan sekitar 80% sampel beras fortifikasi yang beredar di pasaran tidak memenuhi standar fortifikasi. Beras yang seharusnya dijual seharga Rp8.000 per kilogram justru dipasarkan dengan harga jauh lebih tinggi, mulai dari Rp17.000 hingga Rp42.000 per kilogram. Amran menilai praktik ini merugikan masyarakat kecil dan menyalahgunakan subsidi negara yang seharusnya dinikmati oleh masyarakat ekonomi menengah ke bawah.

Amran memperkirakan nilai subsidi yang diduga ikut disalahgunakan mencapai sekitar Rp56 triliun. Pemerintah memastikan akan menindak tegas pelaku, termasuk mencabut izin edar produk beras fortifikasi yang tidak memenuhi standar dan menyerahkan hasil pemeriksaan kepada aparat penegak hukum.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait