Amran Moratorium Produksi Beras Fortifikasi Abal-abal, Siap Cabut Izin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah melalui Menteri Pertanian Amran Sulaiman memperketat penertiban beras fortifikasi yang tidak sesuai standar mutu dan label. Bapanas menemukan 25 merek beras bermasalah dari 11 pelaku usaha yang telah menerima surat peringatan. Hingga awal September 2026, seluruh merek tersebut telah menghentikan produksi dan sebagian stok ditarik dari pasar.
Untuk menangani pelanggaran ini, pemerintah menyiapkan tiga langkah tegas: moratorium atau penghentian sementara produksi, pencabutan izin usaha, hingga proses hukum bagi pelaku. Saat ini, pemerintah lebih memprioritaskan pembersihan produk bermasalah di pasar dibandingkan penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras fortifikasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 21.02
Pelaku Usaha Beras Fortifikasi Bermasalah Wajib Ganti Rugi Konsumen
Liputan6.com · 19 September 2026 pukul 19.46
Amran Temukan 3 Pelanggaran di 25 Merek Beras Fortifikasi
Berita terkait
Amran Bongkar Modus Jahat 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal
CNBC Indonesia · 19 September 2026 pukul 18.23
Amran paparkan bentuk pelanggaran 25 merek beras fortifikasi
ANTARA News · 19 September 2026 pukul 14.52
HOKI Buka Suara Usai Produk Beras Fortifikasi Dicap Abal-Abal
Detik.com · 18 September 2026 pukul 15.53
25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Mendag Pastikan Stok di Ritel Aman
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 15.15