Amran Tebar Ancaman, Mau Gebuk Pengusaha Beras Fortifikasi Nakal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepala Bapanas sekaligus Mentan Amran Sulaiman memastikan pemerintah akan menindak tegas produsen beras fortifikasi yang melanggar ketentuan dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Pengawasan diperluas tidak hanya melalui uji laboratorium, tetapi juga memeriksa kesesuaian antara izin edar dengan informasi pada label kemasan. Temuan menunjukkan banyak produsen melakukan pelanggaran administratif, seperti klaim kandungan gizi di izin edar tidak sesuai dengan yang tercantum di label. Contohnya, kandungan zat besi (Fe) terdaftar 84% di izin edar namun hanya ditulis 30% di label.
Bapanas telah melakukan pengawasan terhadap 178 sampel beras fortifikasi di 11 provinsi dari 8 perusahaan dengan 22 merek dagang, dan ditemukan ketidaksesuaian mulai dari izin edar tidak valid hingga indikasi overclaim. Pengawasan sebelumnya pada April 2026 di Jakarta menunjukkan dari 15 sampel, hanya 3 dari 12 produk beras bergizi yang memenuhi persyaratan, sementara 9 sampel lainnya gagal dan 3 sampel tidak mencantumkan persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG). Saat ini pengawasan berlanjut dengan target 40 merek dan sekitar 200 sampel diuji di laboratorium terakreditasi. Amran menegaskan tidak ada kompromi atas pelanggaran ini sesuai perintah Presiden.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.30
Target Tiga Pekan, Mentan Siap Gebuk Mafia Beras Fortifikasi
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.53
Bapanas Selidiki Alasan Beras Fortifikasi Dijual Mahal
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.38
Pemerintah Selidiki Beras Fortifikasi Mahal, Klaim Gizi Bakal Diuji!
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.12
Gebuk Mafia, Kepala Bapanas Pastikan Pengawasan Beras Fortifikasi Makin Tajam
Berita terkait
Bapanas Periksa 40 Izin Edar Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Ikut Dicek
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 03.45
Bapanas tegaskan usut tuntas dugaan kecurangan beras fortifikasi
ANTARA News · 10 Agustus 2026 pukul 19.53
Produsen Buru-buru Tarik Stok, Bapanas Lanjut Usut Beras Fortifikasi Bermasalah
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.28
Di Tengah Heboh Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Harganya di Ritel
CNBC Indonesia · 3 Agustus 2026 pukul 17.35