Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Amran Tebar Ancaman, Mau Gebuk Pengusaha Beras Fortifikasi Nakal

Kepala Bapanas sekaligus Mentan Amran Sulaiman memastikan pemerintah akan menindak tegas produsen beras fortifikasi yang melanggar ketentuan dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Pengawasan diperluas tidak hanya melalui uji laboratorium, tetapi juga memeriksa kesesuaian antara izin edar dengan informasi pada label kemasan. Temuan menunjukkan banyak produsen melakukan pelanggaran administratif, seperti klaim kandungan gizi di izin edar tidak sesuai dengan yang tercantum di label. Contohnya, kandungan zat besi (Fe) terdaftar 84% di izin edar namun hanya ditulis 30% di label.

Bapanas telah melakukan pengawasan terhadap 178 sampel beras fortifikasi di 11 provinsi dari 8 perusahaan dengan 22 merek dagang, dan ditemukan ketidaksesuaian mulai dari izin edar tidak valid hingga indikasi overclaim. Pengawasan sebelumnya pada April 2026 di Jakarta menunjukkan dari 15 sampel, hanya 3 dari 12 produk beras bergizi yang memenuhi persyaratan, sementara 9 sampel lainnya gagal dan 3 sampel tidak mencantumkan persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG). Saat ini pengawasan berlanjut dengan target 40 merek dan sekitar 200 sampel diuji di laboratorium terakreditasi. Amran menegaskan tidak ada kompromi atas pelanggaran ini sesuai perintah Presiden.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait