Amran Temukan Penyimpangan Beras Fortifikasi, Mendag Akan Cek Ritel
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan akan melakukan pengecekan langsung terhadap produk beras fortifikasi di ritel, menyusul temuan penyimpangan dari Bapanas. Pengecekan akan dilakukan bersama Kementerian Pertanian dan Bapanas untuk memastikan kandungan sesuai dengan informasi yang tercantum pada produk. Budi menegaskan pemerintah belum mengambil langkah perlindungan konsumen atau penarikan produk hingga hasil pengawasan selesai dan seluruh Kementerian/Lembaga terkoordinasi.
Polemik beras fortifikasi mencuat setelah Bapanas menemukan mayoritas produk tidak memenuhi persyaratan mutu. Hasil pengawasan di DKI Jakarta pada Juni 2026 terhadap 15 merek menunjukkan hanya tiga merek memenuhi ketentuan, sementara 12 merek lainnya tidak memenuhi syarat. Produk dijual dengan harga Rp17.580 hingga Rp42.500 per kilogram.
Beras fortifikasi diatur dalam dua standar SNI: SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikan dan SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi. Setiap 100 gram harus mengandung vitamin B1 minimal 0,25 mg, asam folat 0,25-0,38 mg, vitamin B12 1,0-1,5 mcg, zat besi 3,50-5,25 mg, dan seng 3,0-4,5 mg, dengan rasio kernel fortifikan terhadap beras sosoh minimal 1%. Kepala Bapanas Amran Sulaiman telah memerintahkan pencabutan izin edar dan penyelidikan melalui Satgas Pangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 17.53
Bapanas Selidiki Alasan Beras Fortifikasi Dijual Mahal
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.38
Pemerintah Selidiki Beras Fortifikasi Mahal, Klaim Gizi Bakal Diuji!
JPNN.com · 6 Agustus 2026 pukul 14.12
Gebuk Mafia, Kepala Bapanas Pastikan Pengawasan Beras Fortifikasi Makin Tajam
Berita terkait
Kata-Kata Mendag Saat Angkat Bicara Soal Temuan Beras Fortifikasi
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 13.40
Bapanas Periksa 40 Izin Edar Beras Fortifikasi, Klaim Gizi Ikut Dicek
CNN Indonesia · 11 Agustus 2026 pukul 03.45
Bapanas tegaskan usut tuntas dugaan kecurangan beras fortifikasi
ANTARA News · 10 Agustus 2026 pukul 19.53
Produsen Buru-buru Tarik Stok, Bapanas Lanjut Usut Beras Fortifikasi Bermasalah
Detik.com · 10 Agustus 2026 pukul 10.28